Nasa Sebut Manusia Bisa Hidup di Bulan Sebelum 2030

Nasa Sebut Manusia Bisa Hidup di Bulan Sebelum 2030

Banjarmasin, SUN FM Radio – Siapa dari kamu nih sun people yang sudah siap untuk ikut misi pindah ke Bulan? Bahkan digadang-gadangkan wacana untuk tinggal dan menetap dibulan bahkan bisa terealisasi.

Hal ini menyusul kesuksesan peluncuran roket Artemis, Howard Hu, Kepala program pesawat luar angkasa Orion di NASA meyakini manusia dapat hidup di Bulan sebelum akhir dekade ini atau tepatnya pada 2030.

Hu mengatakan manusia dapat aktif di Bulan untuk "durasi" sebelum tahun 2030 sebagai tempat tinggal dan para penjelajah untuk mendukung pekerjaan mereka.

Hu mengatakan peluncuran roket Artemis, yang membawa Orion, adalah hari bersejarah bagi penerbangan luar angkasa manusia. Dia menjelaskan jika misi tersebut terbukti berhasil, itu akan membuka jalan bagi penerbangan Artemis 2, Artemis 3 dan berikutnya. Hal ini juga akan menampilkan misi berawak ke bulan.

NASA juga menyebut misi ke Bulan sebagai titik awal menuju target yang lebih ambisius, seperti membawa manusia ke Mars.

NASA dalam pernyataannya juga menjelaskan dalam misi terbang ke Bulan, NASA meletakkan dasar yang pada akhirnya akan memungkinkan penjelajahan manusia dari Mars. Bulan akan memberikan landasan pembuktian untuk menguji teknologi dan sumber daya yang akan membawa manusia ke Mars dan seterusnya, termasuk membangun arsitektur yang berkelanjutan dan dapat digunakan kembali.

Wah, targetnya bahkan sampai ke Mars nih sun people!

(Sumber: tempo.co)

Kerusakan Gempa Cianjur Cukup Masif, BNPB Perkirakan Jumlah Pengungsi Banyak

Kerusakan Gempa Cianjur Cukup Masif, BNPB Perkirakan Jumlah Pengungsi Banyak

Banjarmasin, SUN FM Radio – Kabar duka pun datang dari teman-teman di Cianjur nih sun people. Bahkan kerusakan yang dilaporkan cukup parah ya, sehingga diperkirakan untuk jumlah pengungsi akan terus bertambah.

Melaporkan hal ini, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyampaikan kerusakan akibat gempamagnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin siang kemarin cukup masif.

"Karena kalau kita lihat kerusakannya cukup masif jadi kalau berdasarkan pengalaman penanganan bencana gempa sebelumnya dapat kami perkirakan masyarakat yang harus mengungsi ini cukup banyak," ujar Suharyanto saat konferensi pers virtual Senin siang waktu setempat.

Disamping itu, Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 3.895 orang mengungsi akibat gempa bumi bermagnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat ini. Tak menutup kemungkinan untuk angka itu masih akan terus bertambah.

Lebih lanjut, Suharyanto juga akan mendorong anggaran dana siap pakai guna menghadapi masa tanggap darurat gempa Cianjur. Hal itu guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Cianjur terpenuhi.

Sebagai informasi, gempa magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur juga dirasakan hingga DKI Jakarta, sun people.

Kita doakan semoga keluarga, teman, kerabat kita semua yang ada disana bisa segera terevakuasi ya! PRAY FOR CIANJUR.

(sumber: sindonews.com)

Warga Banjarmasin Ramai-Ramai Hindari Kerumunan Kucing Secara Alami

Warga Banjarmasin Ramai-Ramai Hindari Kerumunan Kucing Secara Alami

Banjarmasin, SUN FM Radio – Kamu penggemar kucing nih sun people? Para pecinta kucing bisa nih beri tanggapan kamu mengenai hal yang satu ini.

Kali ini sedang ada fenomena penolakan kucing liar di sebagian komplek warga masyarakat kota Banjarmasin nih sun people. Dimana sebagian kelompok masyarakat sedang serempak-serempaknya menolak kucing liar masuk dalam lingkungan rumah.

Bukan tanpa alasan nih sun people, hal ini dilakukan diantaranya karena para wali/orang tua tidak bisa menjaga secara intens kalau anak-anak mereka sedang bermain dengan kucing, terutama kelompok street cat. Hal ini juga diperhatikan melalui bulu binatang tersebut bisa tersedut dan masuk ke dalam paru bahkan dapat membahayakan/mengganggu kesehatan.

Warga Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel) kini ramai-ramai menghindari atau menolak kerumunan kucing secara alami.

 Untuk menghindari kerumunan kucing atau menolak kedatangan kucing ke rumah, warga masyarakat ada yang memajang botol minum berisikan air warna merah dekat pagar pekarangan.Pasalnya kucing enggan mendekati atau menghindar dari warna merah tersebut sehingga rumah relatif aman.

Sementara seorang dokter hewan di Banjarmasin menerangkan, warna merah bisa membingungkan kucing sehingga binatang tersebut berusaha menghindarinya.

Menurut pandangan kamu gimana nih dengan fenomena warga kota Banjarmasin ini sun people?

(sumber: antaranews.com)

Tenaga Kerja Filipina di Arab Saudi Belum Dapat Gaji dari 2015

Tenaga Kerja Filipina di Arab Saudi Belum Dapat Gaji dari 2015

Banjarmasin, SUN FM Radio – Disaat dunia sedang memutar kepala untuk menghadapi masa-masa krisis dan efek resesi yang kini mulai dirasakan, para tenaga kerja yang berjumlah 10 ribu orang ini dilaporkan oleh Pejabat negara Filipina belum mendapatkan upahnya dari pihak Arab Saudi sejak 2015 yang lalu.

Menanggapi laporan tersebut nih sun people, kabar baiknya Arab Saudi sebagai tempat 10 ribu buruh itu bekerja sudah berkomitmen untuk memberikan kompensasi terhadap para tenaga kerja.

Komitmen itu katanya disampaikan setelah Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan Presiden Filipina Ferdinand Marcos bertemu di sela-sela KTT APEC, Bangkok, Thailand pada Jumat (18/11) yang lalu.

Sementara itu Sekretaris Pekerja Migran Filipina Susan Ople mengatakan paket kompensasi yang harusnya dibayar sebesar 2 miliar riyal atau US$532 juta. Hal tersebut tentunya akan membantu para pekerja yang sudah terlantar, seperti yang disampaikan.

"Kalau dibayar itu akan membantu pekerja kami yang terlantar," katanya dikutip dari AFP.

Tidak jelas apakah pekerja yang tidak dibayar dari negara lain juga akan menerima sebagian dari uang itu. Diketahui, Arab Saudi jatuh ke dalam krisis ekonomi pada 2015 menyusul penurunan tajam harga minyak. Krisis menyebabkan perusahaan konstruksi memberhentikan puluhan ribu pekerja asing, termasuk Filipina.

Wah, semoga saja para tenaga kerja yang sudah ditelantarkan selama ini mendapatkan hak gajinya, ya sun people!

(sumber: cnnindonesia.com)

Banyak Isu Krusial Belum Rampung Penyebab Pengesahan RKUHP DItunda

Banyak Isu Krusial Belum Rampung Penyebab Pengesahan RKUHP DItunda

Banjarmasin, SUN FM Radio – Pembahasan RKUHP menjadi sorotan publik saat ini ya, sun people. Begitu banyak isu-isu krusial yang masih memerlukan kajian dan pengamatan lebih serius. Oleh itu, dikabarkan bahwa pemerintah memutuskan untuk menunda pengesahan tingkat I Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang sebelumnya dijadwalkan pada Selasa (22/11/2022) bersama Komisi III DPR.

Berdasarkan informasi yang didapatkan penundaan ini juga dilakukan pada agenda rapat pembahasan RKUHP yang dijadwalkan Senin (21/11/2022).

“Rapat pembahasan R-KUHP tanggal 21-21 November ditunda,” kata Anggota Komisi III DPR Taufik Basari disampaikan kepada media.

Disampaikan juga penyebab dari penundaan ini dilakukan dalam rangka mengkaji kembali masukan-masukan yang disampaikan oleh DPR maupun masyarakat, dan dengan harapan agar tidak ada pasal-pasal yang berpotensi menimbulkan masalah ke depannya.

“Saya berharap penundaan ini dalam rangka untuk mengkaji kembali masukan-masukan baik yang disampaikan DPR maupun masyarakat untuk menyempurnakan draf RKUHP dan memastikan tidak ada pasal yang berpotensi bermasalah ke depannya,” ujarnya.

Masih terdapat sejumlah isu krusial dalam draf RKUHP terbaru berdasarkan rapat dengan Komisi III tanggal 3 dan 9 November 2022 lalu. Diantaranya pasal-pasal terkait demokrasi dan kebebasan berpendapat, pidana terkait narkotika, hingga pidana lingkungan hidup.

Sehingga katanya isu-isu krusial ini harus dikaji oleh pemerintah maupun DPR, ya sun people. Kita hanya bisa berhadap semoga pengkajian ini segera cepat terselesaikan.

(sumber: okezone.com)

RKUHP, Komisi II DPR, DPR, Taufik Basari,