Tiga Kecamatan di Kabupaten Banjar Dominan Kasus DBD

Tiga Kecamatan di Kabupaten Banjar Dominan Kasus DBD

Banjarmasin, SUN FM Radio – Terapkan terus 5M, Sun People! Saat musim hujan seperti ini tentu banyak Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar merilis kasus penderita DBD atau demam berdarah.

"Total angka kasus DBD di Kabupaten Banjar per tanggal 21 Desember 2022 sebanyak 209 penderita dan kematian 3 orang," ujar Linda Yuniarti, Kepala Bidang P2P pada Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar saat di Kota Martapura.

Dia menyebut daerah penyumbang terbanyak adalah dari wilayah Kecamatan Martapura, kemudian Kecamatan Gambut dan Kecamatan Karang Intan.

Kasus DBD terkini diderita keluarga ulama di Desa Murung Kenanga, Kecamatan Martapura.

Warga pun meminta kegiatan penyemprotan asap atau fogging.

Menurutnya, fogging itu hanya membunuh nyamuk dewasa saja. Tidak untuk jentik nyamuk.

"Saya menghimbau agar masyarakat melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dengan gotong-royong di masing-masing lingkungan tempat tinggal dan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," ucapnya.

Sudah banyak kasus yang terjangkit DBS nih, sun people. Ada baiknya kamu sudah perhatikan genangan di lingkungan kamu ya!

sumber: tribunnews.com)

Banjir Malaysia Memaksa Puluhan Ribu Orang Mengungsi

Banjir Malaysia Memaksa Puluhan Ribu Orang Mengungsi

Banjarmasin, SUN FM Radio – Banjir juga melanda negara tetangga nih, sun people.

Pada cuaca ekstrim saat ini, curah hujan dapat dibilang dengan kondisi intens yang cukup tinggi.  Tak heran jika pada sudut-sudut kota di berbagai negara sedang mengalami bencana alam seperti Banjir.

Kota-kota Malaysia tergenang air berlumpur setelah hujan lebat, rekaman yang dibagikan di media sosial dan diverifikasi oleh Reuters menunjukkan pada Rabu, memaksa lebih dari 72.000 orang mengungsi karena hujan dan banjir. Setidaknya dua orang tewas saat banjir melanda lima negara bagian minggu ini, dan pihak berwenang telah mendirikan ratusan tempat penampungan bantuan karena jumlah orang yang mengungsi bertambah.

Departemen Pengairan dan Drainase (DID) telah memperingatkan lebih banyak banjir di hari-hari mendatang karena musim hujan, yang berlangsung dari Oktober hingga Maret. Pihak berwenang mendesak warga untuk mengungsi jika memungkinkan.

Termasuk ibu kota Kuala Lumpur pun semakin rentan terhadap banjir ekstrem karena badai hujan meningkat akibat perubahan iklim.

(sumber: suara.com)

Bank Dunia Sebut Beras dari Indonesia Termahal se-ASEAN

Bank Dunia Sebut Beras dari Indonesia Termahal se-ASEAN

Banjarmasin, SUN FM Radio – Menteri Pertanian membantah data dari Bank Dunia nih, sun people yang katanya beras milik Indonesia mahal banget. Emang iya?

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyangkal temuan Bank Dunia yang menyebut harga beras Indonesia paling mahal se-Asia Tenggara.

Syahrul heran dengan dasar perhitungan harga beras Bank Dunia. Selain itu, ia mempertanyakan kapan data tersebut diambil.

Menurutnya, waktu pengambilan data menjadi penting. Sebab, kalau Bank Dunia mendata pada saat musim tanam, memang tidak ada panen. Ketiadaan ini membuat harga beras tinggi.

Bank Dunia melaporkan harga eceran beras Indonesia paling tinggi di antara negara-negara ASEAN. Data tersebut dimuat dalam Laporan Bank Dunia Indonesia Economic Prospect (IEP) December 2022.

Temuan Bank Dunia, harga beras di Indonesia 28 persen lebih tinggi dibandingkan dengan harga beras di Filipina.

Bahkan, harga beras Indonesia disebut dua kali lipat lebih mahal dari beras di Vietnam, Kamboja, dan Myanmar.

(sumber: cnnindonesia.com)

Banjarmasin Darurat Kepsek, 70 SD Negeri Tugaskan PLT

Banjarmasin Darurat Kepsek, 70 SD Negeri Tugaskan PLT

Banjarmasin, SUN FM Radio – Sekolah tanpa Kepsek akan seperti apa ya sun people?

Hal ini banyak dialami oleh anak-anak Sekolah Dasar Negeri di kota Banjarmasin. Bahkan angka menginjak 70 total SDN ternyata tanpa Kepsek sejak beberapa tahun ini.

Ternyata Banjarmasin bisa dibilang darurat Kepala Sekolah nih, sun people!

Kekurangan Kepala Sekolah (Kepsek) khususnya untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) saat ini  terjadi di Banjarmasin. Akibatnya, hingga saat ini tercatat ada puluhan SD Negeri di bawah Dinas Pendidikan (Disdik) yang tidak memiliki Kepsek.

Kepala Disdik Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, Nuryadi pun membenarkan kondisi kekurangan Kepsek untuk jenjang SD tersebut.

Diakui juga bahwa kondisi ini sudah terjadi selama beberapa tahun ini. Disinggung mengenai penyebab banyaknya kekosongan Kepsek untuk jenjang SD ini, Nuryadi menerangkan ada beberapa faktor. Salah satunya adalah Kepsek terdahulu ada yang sudah purna tugas atau pensiun, kemudian ada juga yang meninggal.

Kemudian faktor lainnya lanjut Nuryadi, adalah dikarenakan sejak adanya pandemi Covid-19 atau kurang lebih dua tahun terakhir ini tidak bisa mengangkat Kepsek. Disinggung mengenai kapan jabatan Kepsek ini akan diisi, Nuryadi pun menerangkan akan diupayakan sesegeranya.

(sumber: tribunnews.com)

Sang Penggila Bola Gelontorkan Rp3.114 T untuk Piala Dunia

Sang Penggila Bola Gelontorkan Rp3.114 T untuk Piala Dunia

Banjarmasin, SUN FM Radio – Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani mencuri perhatian publik sejak negara yang dipimpin menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah pengeluaran untuk Piala Dunia. Qatar menggelontorkan dana hingga US$200 miliar atau sekitar Rp3.114 triliun.

Menurut salah satu sumber pejabat Piala Dunia, Qatar dilaporkan bahkan menghabiskan hingga US$229 miliar atau Rp3.565 triliun untuk acara sepak bola global itu.

Dengan uang ribuan triliun itu, Qatar membangun sejumlah infrastruktur yang dibutuhkan selama Piala Dunia 2022 berlangsung seperti tujuh stadion bola, hotel, dan memperluas bandara negara, jaringan kereta api, serta jalan raya.

Sheikh Tamim pun terus menjadi pembicaraan publik sejak menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Pada penutupan pesta bola empat tahunan itu, Sheikh Tamim kembali menjadi sorotan terutama saat memberi jubah Bisht kepada Lionel Messi, usai Argentina menjadi juara.

(sumber: cnnindonesia.com)